Pengaruh Struktur Modal dan Biaya Modal terhadap Nilai Perusahaan

Abdul Malik Syadri

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris apakah struktur modal berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan dan biaya modal berpengaruh negatif terhadap nilai perusahaan. Struktur modal diukur menggunakan long-term debt to equity ratio, biaya modal yang diukur dengan Weighted-Average Cost of Capital (WACC), dan nilai perusahaan diukur dengan menggunakan rata-rata harga saham. Sampel penelitian terdiri dari 83 perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada periode 2008 – 2010. Metode analisis yang digunakan untuk menguji pengaruh struktur modal dan biaya modal terhadap nilai perusahaan adalah analisis regresi berganda. Sebelum melakukan uji regresi, dilakukan uji asumsi klasik yang terdiri dari uji normalitas, uji multikolinearitas, uji autokorelasi, dan uji heteroskedastisitas.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel struktur modal berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan. Hal tersebut menunjukkan bahwa semakin tinggi nilai struktur modal suatu perusahaan akan meningkatkan nilai perusahaan. Selain itu, hasil penelitian juga menyimpulkan bahwa biaya modal tidak berpengaruh negatif terhadap nilai perusahaan. Hal tersebut disebabkan adanya krisis global tahun 2008 yang menyebabkan utang dan harga saham tidak stabil.


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.